Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Cara Menghitung Perbandingan Final Gear Ratio Motor : Rumus Dan Contohnya

Perbandingan Final Gear Ratio Motor - Dalam mekanisme pemindah tenaga terdapat istilah perbandingan ratio, terutama pada final gear. Lalu apa itu perbandingan final gear ratio motor? Bagaimana cara menghitung perbandingan final gear ratio motor?

Mekanisme pemindah tenaga pada sepeda motor berperan untuk mengendalikan perbandingan di antara daya ouput mesin dengan keadaan jalan yang dalam masalah ini hingga motor bisa digerakkan di beberapa keadaan jalan. Tanpa mekanisme pemindah tenaga ini karena itu motor tidak dapat dioperasi secara baik pada keadaan jalan yang berbagai macam misalnya naik.

Dalam masalah ini walau sebenarnya sepeda motor dituntut harus dioperasionalkan atau digerakkan pada keadaan jalan yang berbagai macam "bukan hanya lempeng atau datar saja", tetapi karena mesin sepeda motor yang berperan sebagai pendorong khusus tidak bisa lakukan kerja sebagai keperluan atau tuntutan keadaan jalan secara baik, contoh saat jalanan naik atau mendaki, karena itu moto akan membutuhkan satu torsi yang besar dengan kecepatan atau pergerakan sepeda motor yang dibutuhkan rendah.

Di saat jalan naik itu walau perputaran mesinnya tinggi karena katup throttle "katup gas" dibuka penuh tetapi perputaran mesinnya harus diganti jadi kecepatan motor yang rendah. Saat sepeda motor berjalan pada keadaan jalan yang rata, karena itu kecepatan benar-benar diperlukan tetapi tidak diperlukan torsi yang besar.

Perbedaan torsi ini yang membuat munculnya perbandingan final gear ratio motor. Untuk lebih jelasnya terkait cara menghitung perbandingan final gear ratio motor akan diulas lebih dalam pada artikel berikut ini.

cara menghitung perbandingan final gear ratio motor

Cara Menghitung Perbandingan Final Gear Ratio Motor

Sebagai contoh saat menjumpai jalanan yang naik, sudah pasti motor memerlukan sebuah torsi yang lumayan besar dengan kecepatan motor yang rendah. Dan disini peran mekanisme perpindahan tenaga diperlukan untuk memperoleh perbandingan final gear ratio motor seperti yang diperlukan dengan menyaksikan keadaan jalan yang dilewati motor itu.

Perbandingan Gear Motor

Perubaha elemen motor yang terkait dengan perbandingan final gear ratio ini dapat dilakukan untuk mendapatkan perbandingan gear ratio yang dibutuhkan. Seperti ukuran ban dan sproket. Namun untuk dapat memperoleh hasil yang optimal dan sesuai keinginan ada langkah khusus untuk dapat hitungnya.

Yang di mana rumus itu dapat dipakai supaya perform motor masih dapat memperoleh akselerasi dan tenaga yang cocok. Namun cukup banyak orang yang memandang ini penting, hingga saat mereka menukar ukuran velg motor jadi ring 17 namun tetap menjaga sproket bawaan pabrik, karena itu ada banyak hal yang bakal terjadi.

Seperti akselerasi yang bakal bertambah dan semakin bertambah di ratio kecil tetapi saat masuk ratio gear yang semakin besar biasnaya akan membuat tarikan mesin jadi berat. Dengan demikian automatis tenaga yang dibuat oleh mesin akan terbuang dengan percuma. Disamping itu akan punya pengaruh pada konsumsi bahan bakar yang ada jadi boros.

Rumus Hitung Perbandingan Gear Motor

Memodifikasi motor khususnya di bagian velg motor malah akan membuat motor kehilangan tenaga. Oleh karena itu diperlukan cara perhitungan perbandingan final gear ratio motor yang benar dan baik supaya hasil optimal dapat diperoleh.

Berikut merupakan rumus perhitungan perbandingan final gear motor yang pas sesudah menukar ukuran velg motor ialah seperti berikut

D1/F1 = D2/F2

Info :

1 D1 : Sebagai code untuk diameter keseluruhan ban dan velg standar.
2 F1 : Sebagai code untuk ratio final gear standar.
3 D2 : Sebagai code untuk diameter keseluruhan ban dan velg perubahan.
4 F2 : Sebagai code untuk ratio final gear perubahan.

Menyaksikan info dari rumus yang kami catat di atas, sudah pasti yang kita perlukan ialah F2 yang disebut code untuk ratio final yang perlu dipakai sesudah menukar ukuran velg motor.

Contoh Perhitungan Perbandingan Final Gear Ratio

Rumus diatas dapat dipakai untuk mencari perbandingan final gear ratio pada suatu sepeda motor sesudah lakukan pergantian ukuran velg motor. Karena itu kalian harus mengaplikasikan rumus di atas sesuai keadaan motor yang kalian punyai, hingga hasil akhirnya F2 atau final gear bisa kalian peroleh.

Contoh:

Ukuran standar velg pada sebuah sepeda motor adalah 18 inch. Sementara ukuran ban yaitu 3,00-18 dengan final gear belakang 46 mata dan gear depan 14 mata. Velg baru yang bakal terpasang mempunyai ukuran 17 inch sama ukuran ban 90/80 - 17. Maka perbandingan gear rationya yaitu sebagai berikut:

1 F1 = 46/14 = 3,2857
2 D1 = (18 × 25,4) + (3,00 × 25,4) + (3,00 × 25,4) = 457,2 + 76,2+76,2 = 609,6 mm
3 D2 = (17 × 25,4) + (80% x 90) +(80% x 90) = 431,8 + 72+72 = 575,8 mm

Dari contoh di atas kelihatan jika ukuran ban 3,00-18 maknanya ban itu mempunyai lebar tapak 3,00 inch dengan tinggi ban 3,00 inch. Sementara untuk angka 18 sebagai angka yang memberikan jika ban itu ditujukan bagiu velg motor ring 18 inch. Atau untuk memperjelasnya kembali silakan baca artikel mengenai langkah membaca ukuran ban motor.

Sementara untuk ban 90/80-17 karena itu dapat disimpulkan jika lebar tapak ban ialah 90 mm dan tinggi ban 80% dari 90 mm. Jadi 80% dari 90 mm ialah 72 mm. Nach untuk cari diameter keseluruhan ban + velg mak dipakailan rumus (Diameter Velg + Tinggi Ban + Tinggi Ban). Karena itu untuk memudahkan proses penghitungannya di sini otoflik ubah semua ukuran inch ke milimeter yang di mana 1 inch = 25.4 mm.

Penelusuran F2 atau Gear Ratio Motor

Sesudah menguraikan contoh kasus di atas, karena itu kita dapat memperoleh ukuran final gear ratio motor yaitu:

  • Hasil ==> F2 = ( F1 x D2 ) / D1 = ( 3,2857 x 575,8 ) : 609,6 = 3,103

Dari perhitungan perbandingan final gear ratio motor di atas maka di dapatkan jika perbandingan sproket yang pas ialah 3,103. Sampai di sini baru kalian cari gear belakang dengan rumus F2 x jumlah mata gir depan. Karena itu hasil akhir untuk gear belakang ialah

  • 3,103 x 14 = 43,442 yang di mana kita bulatkan jadi 43

Diatas adalah cara menghitung perbandingan final gear ratio motor yang pas dan baik jika kalian lakukan pengubahan pada ukuran velg motor kalian. Dengan mengikut tutorial di atas, sudah pasti tenaga mesin yang dikeluarkan tidak terbuang percuma. Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan.